Minggu, 16 Juni 2013

Iklan Pa Heriyen di AdsenseCamp

Cara Melihat Penghasilan Klik Iklan Pa Heriyen

  1. Buka situs adsensecamp.com
  2. Klik Sign, maka muncul form isian
  3. Lalu Masukkan Username dan Password pada Kolom Isian Existing Member Blogger
  4. Username : heriyen 
  5. Password : 123456
  6. Lalu Klik Login
  7. Maka Akan Muncul Penghasilan Anda saat tersebut


Program Penghasil Dollar Di Internet

Bismillahirrahmanirrahiim..

Salam Sukses Semua

Nih Info dapet dari tetangga.. mudah-mudahan bermanfaat buat member forumku tercinta kelak...

Semangat buat hidup lebih baik yuuk, semangat mencari uang untuk masa depan kita dan orang2 sekeliling kita...

list di bawah ini:

1. PPC (Paid per click) Terbesar : Google Adsense

2. PPC Lain : Chitika.com, Clicksor.com, Adhitz.com, Bidvertiser.com, dkk..

3. PPC image : Luminate.com, Imagespacemedia.com, dkk..

4. PPC Lokal : Kliksaya.com, Kumpulblogger.com, Adsensecamp.com, IdBlognetwork.com, Innity.com, Sitti.co.id, dkk…

5. Affiliate Marketing : Amazon.com, Ebay.com, Clickbank.com, Commission Junction (cj.com), dkk…

6. Pay Per Impresi : tribalfusion.com, casalemedia.com, smowtion.com, adreactor.com, matomymedia.com, xtendmedia.com, snap.com, paid-to-promote.net, blueadvertise.com, trafficrevenue.net, burstmedia.com, globaltakeoff.com, dkk…

7. Pay Per Action / CPA Program : CPALead.com, Maxbounty.com, Adscendmedia.com, Azoogle.com, filinet.com, fluxads.com, revenueads.com, adjal.com, adscendmedia.com, affiliatebot.com, cj.com (commission junction), clixgalore.com, CPAboo.com, CPAbullet.com, CPAeMarket.com, Globaldirectmedia.com, lidango.com, linkshare.com, nichepreform.com, peerfly.com, perfecttracking.com, profitistic.co.uk, reachresult.com, synervation.net, triadmedia.com, vcommission.com, dkk…

8. Text Link Ads : infolinks.com, kontera.com, teliad.com, dkk…

9. Jual Beli Service :
Bisa di forum-forum besar seperti: kaskus.us, adsense-id.com, digitalpoint.com, warriorforum.com, dkk…
Jual Beli Jasa di Fiverr.com, microworkers.com, elance.com, dsb…
Adapun Jasa-jasa yang bisa di jual antara lain:
Jasa Writer / Penulis Artikel :
Jasa Update Blog
Jasa SEO Lengkap
Jasa Link Building
Jasa Membuat Website
Jasa Membuat Logo dan Header
Jasa Like Fanspage dan Twitter Follower
Jasa Membuat berbagai macam Akun, baik akun Adsense, Akun Email, Akun Ping.fm, Akun di forum-forum, Akun Paypal, dan segala macam akun.
Jasa Memverifikasi Akun Paypal (jual beli VCC) dan Lepas Paypal Limited (membuat skrinsut yang diminta Paypal)
Jasa membuat akun Bank US
Jasa Submit artikel dan Website ke Social Bookmark, Article Directory, dsb...
Jasa Pindahan Hosting
Jasa Sewa Hosting dan Domain
Jasa Survey
Jasa Lain-lain yang tidak bisa aku sebutkan satu-persatu saking banyaknya. Apapun kemampuan Anda, Semuanya bisa dijual dalam bentuk Jasa.. list contoh penjual jasa aneka rasa.


10. Jual beli Produk sendiri atau Dropship produk orang lain dengan system komisi :
Barang Sehari-hari: Baju anak, Baju trendy, Sepatu, Tas, HP, Pulsa, Mobil, Rumah dan Tanah, Motor, dsb…
Barang Technology: ebook, tips dan trik, blueprint, software-software, tools, plugin, jual vcc, tools-tools SEO (seperti senuke X, AMR, BMD, SB, Xrumer, dkk..) dsb…

11. Jual Link dan Banner di Website sendiri.

12. Jual beli website di Flippa.com dan di Website Market[

13. Broker Domain (Jual Beli Domain ber Pagerank dan Domain Premium) :
Beli lewat website registar: auction.godaddy.com, name.com, dll..
Jual di forum dan broker: sedo.com, namepros.com, adsense-id.com, digitalpoint.com, dkk…

14. Broker Links dan Link Sales :
Bisa menjadi Broker sendiri di forum-forum dengan cara mempertemukan antara advertiser dan website owner : adsense-id.com, digitalpoint.com, warriorforum.com, dkk…
Bisa juga melalui website broker seperti: TextLinkAds (text-link-ads.com), Backlinks.com, intelilinks.com, teliad.com, inlinks.com, dkk…

15. PTR (Paid To Review):
Bisa menjadi Broker sendiri di forum-forum dengan cara mempertemukan antara advertiser dan website owner : adsense-id.com, digitalpoint.com, warriorforum.com, dkk…
Bisa juga melalui website broker seperti : Sponsoredreviews.com, blogvertise.com, linkworth.com, buyblogreviews.com, reviewme.com, smorty.com, payingpost.com, payperpost.com, reviewstream.com, getgoodlinks.com, microworkers.com, fiverr.com, dkk…

16. Jual Segala Macam Kemampuan Yang Anda Miliki dan Waktu Luang yang Anda punya. Apapun Kemampuan Anda bisa dijual dan Jika Anda Mempunyai Waktu Luang, bisa juga mengerjakan Job-Job yang menurut Saya Sangat Mudah untuk dikerjakan. Berikut ini tempat Penyedia Job Online dan Pencari Job Online berkumpul:
Fiverr.com
Microworkers.com
Elance.com
dkk…


kalau penjelasannya dan strateginya untuk mendapatkan dollar dari List diatas, mari kita belajar bareng2.. karena kalau belajar bareng2 akan cepet sukses...

Menjadi Guru Yang Berkualitas

Seorang guru dicipta untuk menghasilkan siswa yang baik. Baik dalam artian sikap dan otaknya pun baik alisas cerdas. Paling tidak rata-rata siswa yang diajar tersebut punya nilai bagus,itu yang diharapkan orangtua pada umumnya.Lantas bagaimana dengan guru yang mengajar?Apakah dia juga punya niat menmberhasilkan siswa yang berkualitas?

Sebagai seorang guru sudah sepantasnya kita punya tanggung jawab dan prioritas utama untuk mencerdaskan siswa didik.Bukan hanya karena materi tapi tanggung jawab besar terhadap keberhasilan siswa.Jika kamu seorang guru apa yang akan kamu lakukan terhadap siswamu?Seperti apakah nilai keberhasilanmu dalam mengajar?
Ada enam (6) peran penting yang mesti dilakukan oleh guru terhadap peserta didiknya. Peran ini sangatlah penting untuk menilai diri sendiri oleh seorang guru (Refleksi) : “Apakah secara personal dan profesional, guru sudah berkualitas dan efektif ?
Beberpa ciri seorang guru yang berkualitas : 

1. Memperhatikan Pribadi Murid
Guru yang efektif dan profesional amat care (perhatian) pada pribadi para peserta didiknya dan menampakkan hal itu sehingga para peserta didik merasakannya. Perhatian personal seperti ini paling dapat dirasakan dari tatapan mata di antara guru dengan para pserta didiknya: tatapan mata perhatian dan suportif. Guru yang sungguh memerankan “caring” akan lebih sering memberikan peneguhan dan dorongan semangat. Karakteristik dari “caring” ini banyak bentuknya, seperti: kesabaran, kepercayaan, kejujuran dan keberanian; juga mendengarkan dengan empatik, memahami, mengenal masing-masing peserta didik secara individu, hangat dan penyemangat; dan di atas semuanya itu, cinta pada pribadi peserta didik.
a. Mendengarkan (Listening)
Guru yang efektif mampu mendengarkan penuh empatik, tidak hanya mendengarkan apa yang terjadi di dalam kelas, tetapi terlebih tentang kehidupan peserta didiknya secara umum. Sikap dan tindakan berarti menghargai tiap hal yang diungkapkan oleh sang peserta didik. Para pserta didik butuh perhatian dan pendampingan, dan mereka amat menghargai guru yang baik dan suka menyemangati. Dalam tindakan seperti itulah tampak bahwa guru itu sungguh care atau tidak terhadap peserta didiknya.
b.  Memahami (Understanding)
Peserta didik sangat menghormati guru yang memahami apa yang menjadi masalah dan pertanyaan mereka. Hasil wawancara dengan pserta didik secara konsisten menampakkan bahwa para siswa ini menginginkan guru yang dapat mendengarkan keluh kesah, pemikiran, dan masalah mereka serta dapat membantu mereka mencari jalan keluar darinya. Para siswa merindukan sosok guru yang mengembangkan sikap saling menghargai antar guru-siswa, merindukan sosok yang berbagi tentang hidup pribadi dan pengalamannya. Guru yang siap sedia untuk siswa juga mendapatkan nilai penghargaan yang tinggi. Peserta didik ingin melihat guru sebagai pribadi yang autentik dengan perhatian dan empati yang tulus terhadap anak didiknya.
c.  Mengenal Murid (Knowing Students)
Guru yang efektif dan care mengenal sungguh muridnya secara formal maupun informal. Dia menggunakan kesempatan untuk terus menjaga komunikasi yang terbuka dengan anak didik. Dia tahu siswanya secara individual, tidak hanya mengerti masing-masing gaya belajar dan kebutuhan akademiknya, tetapi juga mengenal mereka secara personal, apa yang mereka suka atau tidak suka, situasi dirinya yang bisa jadi mempengaruhi perilaku dan penampilannya di sekolah. Guru yang efektif mengenal mereka pertama-tama sebagai person, baru kemudian sebagai siswa.
2.Menghargai dan Memperlakukan Secara Sama Masing-Masing Pribadi
Guru yang efektif mengerti sungguh bagaimana menjaga kredibilitas dirinya. la akan berusaha untuk menekankan nilai-nilai penghargaan dan perlakuan yang sama kepada tiap-tiap pribadi muridnya. Selain itu, la pun menjadi model dan mempraktikkan nilai-nilai tersebut. Murid sangat menghormati guru yang memperlakukan mereka secara adil, tidak pilih kasih. Dan kalaupun ada anak yang bertindak keliru, akan lebih dihargai oleh siswa jika guru tidak menasihatinya di depan seluruh kelas atau di depan teman-temannya, melainkan ia berbicara berdua dari hati ke hati, lalu mengatakan apa yang keliru serta memberikan masukan untuk tindakan yang benar dan baik. Siswa sangat menghargai guru yang tidak membeda-bedakan mereka berdasarkan ras, latar belakang budaya, dan gender.
3.  Interaksi Sosial dengan Murid
Interaksi sosial dengan siswa adalah kesempatan baik bagi guru untuk mengembangkan perhatian, perlakuan yang adil, dan rasa hormat pada anak didiknya. Kemampuan seorang guru untuk melakukan interaksi positif dan hubungan yang saling menghargai, sungguh memainkan peranan yang kuat dalam menumbuhkan suasana pembelajaran yang positif dan meningkatkan keberhasilan siswa. Kehadiran guru dalam kegiatan olah-raga, konser musik, atau acara-acara yang melibatkan partisipasi siswa, amatlah berharga bagi anak didik. Interaksi sosial yang konstruktif antara guru dan siswa tidak hanya memberi sumbangan positif terhadap proses pembelajaran dan pencapaian belajar murid, tetapi juga meningkatkan rasa percaya diri dan harga diri siswa dengan cara menumbuhkan dalam diri mereka rasa memilki kelas dan sekolah (sense of belonging). Dan melalui interaksi sosial seperti ini, guru dengan lebih mudah memberikan tantangan yang realistis kepada masing-masing siswa untuk meraih sukses.
4. Mendorong Antusiasme dan Motivasi untuk Belajar
Guru dapat dengan lebih efektif memotivasi murid dengan cara mendorong mereka untuk secara pribadi bertanggung jawab atas cara belajar, cara mengatur suasana kelas, menetapkan standar yang cukup tinggi, melontarkan tantangan-tantangan, ser­ta memberikan penguatan dan semangat dalam mengerjakan tugas-tugas. Siswa akan melihat sosok guru yang efektif seperti ini sebagai sosok pemimpin yang memotivasi. Meskipun sadar bahwa ada beberapa murid mungkin lebih suka duduk tenang, guru yang efektif tidak berhenti untuk terus memberikan moti­vasi dan melibatkan anak itu.
juga karena sadar bahwa tiap-tiap siswa punya level motivasi yang berbeda-beda, sang guru dapat secara kreatif menemukan strategi yang cocok untuk masing-masing. Ia tahu bagaimana memberikan dukungan kepada siswa yang sudah memiliki motivasi intrinsik; sekaligus ia terus mencari jalan bagaimana memberikan motivasi ekstrinsik bagi siswa yang membutuhkannya.
Guru yang efektif mampu menciptakan suasana kelas yang nyaman dan membekali para siswa dengan keahlian strategi belajar sesuai kapasitas dan interes masing-masing individu. Sejalan dengan tindakan menyediakan keahlian strategi belajar, tindakan melatihkan proses berpikir yang lebih tinggi akan menciptakan lingkungan belajar yang menyenangkan, selalu baru, dan tidak membosankan. Guru yang memiliki dan menampakkan api semangat hidup dan antusiasme merupakan faktor yang amat penting dalam memperkuat motivasi anak didik,
5. Sikap terhadap Profesi Mengajar
Guru yang efektif memiliki dedikasi tinggi kepada pribadi siswa dan terhadap tugas mengajarnya. Dalam dirinya tertanam sikap bahwa ia bertanggung jawab atas keberhasilan anak-anak didiknya. Ia mengusahakan berbagai strategi pembelajaran un­tuk melayani kebutuhan cara belajar muridnya yang bervariasi, dengan satu tujuan: anak didiknya sukses.
Guru yang efektif suka bekerja secara kolaboratif dengan kolega staf pendidik, suka berbagi ide, mau membantu teman yang kesulitan, dan terlebih membantu guru yang masih baru. la selalu terbuka dan ingin terns mengembangkan dirinya sebagai guru yang profesional, misalnya: mengikuti seminar, workshop, training, pengembangan profesionalitas guru, dan sebagainya. Ia menuntut dirinya sendiri untuk tiada henti belajar dan mengem­bangkan diri sebagaimana ia menuntut murid-muridnya untuk belajar dan berkembang.
6.  Sikap Reflektif
Guru yang efektif juga memperlihatkan sikap dan tindakan hidup reflektif. Ia selalu mengevaluasi kinerjanya dan proses mengajarnya di kelas. Ia juga melakukan evaluasi diri dan kritik diri sebagai alat bantu untuk mengupayakan yang lebih baik di hari esok. Guru yang reflektif akan memotret dirinya sebagai murid yang belajar. Ia selalu ingin tahu hal-hal baru tentang seni dan teori mengajar, juga tentang dirinya sendiri sebagai guru yang efektif. Secara berkesinambungan ia mengembangkan pembelajaran dan mencoba pendekatan-pendekatan baru agar semakin dapat melayani kebutuhan masing-masing siswanya dengan lebih baik.
Riset mendefinisikan guru reflektif sebagai pribadi yang introspektif, artinya : mereka selalu mencari pemahaman yang lebih mendalam akan pengajaran melalui studi lanjut atau membaca buku-buku profesionalitas. Dengan cara melakukan refleksi setiap waktu, guru berkehendak untuk menjadi pendidik yang lebih baik dan menanamkan sesuatu yang berbeda (sesuatu yang positif) dalam hidup para muridnya. Guru yang efektif membuka hati terhadap masukan dan kritik konstruktif demi perkembangan pribadi dan keterampilannya; lalu mereka akan merefleksikannya dan belajar untuk berubah ke arah yang lebih baik.
Untuk sampai ke tujuan seperti itu, dibutuhkan pikiran yang terbuka, kejujuran, dan waktu yang cukup agar terjadi perubahan dalam perilaku mengajar. Praktik refleksi juga meningkatkan self-efficacy dan rasa percaya diri dalam diri guru. Kedua hal ini pada gilirannya akan juga meningkatkan kemampuannya memfasilitasi siswa dalam pengajaran dan menjadikan mereka semakin berani mengkomunikasikan kepercayaan hidupnya untuk dibagikan kepada para siswa.

Cara Membuat Blog di Blogger.Com

Ini video tutorial belajar membuat blog.  Semoga bermanfaat


Tiwul Sambel Korek (Enak Tenan)


Lompatan Tiwul ke Pentas Kuliner
Waduh haee ....!! Enak tenan .... Sego Tiwul> Keringat bercucuran, lidah mendesis-desis dihantam sayur ikan pari pedas dan colekan sambel korek, plus urap yang juga dibumbui banyak cabai.Trio pedas itu dimakan dengan tiwul alias nasi dari singkong. Ini menu utama di warung-warung sekitar teluk Pantai Selatan Blitar, Jawa Timur. Jam bukanya dari siang sampai sore hari. Pengunjungnya mulai gerombolan muda-mudi, keluarga dan para pendatang yang dilanda penasaran dengan tiwul yang dahulu kala menjadi simbol kemelaratan. Namun kini sudah naik pangkat jadi kuliner paling popular di Blitar.

Nasi tiwul berwarna coklat dan pera alias kaku. Biasanya disantap bersama nasi ampok , campurannya terserah selera. Lauknya boleh pilih iwak karing enak tenan. Pengunjung biasanya menyukai urap atau oseng plus sayur lalapan. Yang terakhir adalah sayur ikan pari bersantan yang pedas. Dulu sebagian menggunakan kelong alias hiu muda. Berhubung hiu termasuk ikan yang dilindungi, semestinya dihindari yaaaa.

Balik ke soal menu tiwul lagi. Selain ikan yang disayur, pengunjung bisa memilih ikan goreng dibalut tepung dari bahan tiwul. Dan yang tak boleh ketinggalan adalah sambel korek, yang oleh warga setempat disebut sambel bawang. Segelas es kelapa gula Jawa akan mengurangi serangan pedasnya. Harganya terjangkau. Seporsi nasi tiwul sekira 15 ribu-20 ribu. Tapi bisanya kalau rombongan, disajikan prasmanan.

Untuk menikmati nasi tiwul, tak selalu harus datang ke warung-warung pinggir laut. Di wilayah pemukiman tiwul juga kerap dijajakan keliling. Yang lebih unik nasi tiwul dibungkus daun jati. Lauknya urap atau oseng, ikan asin plus sambal. Harganya? Cukup 2000 hingga 4000.

Tiwul

Nasi tiwul dibuat dari tepung singkong. Tepung berasal dari singkong yang dikeringkan dan ditumbuk kasar. Tepung tiwul diletakkan pada tampi lalu diperciki air, lalu diaduk dengan telapak tangan dengan cara memutar.

Jika air dan tepung bercampur merata, lalu ditampi, juga dengan cara memutar. Ini gampang-gampang susah. Di Blitar,aktivitas ini disebut muyu. Jika menampinya benar, di bagian tengah akan terkumpul butiran-butiran tepung yang lebih besar ketimbang yang berada di pinggir. Setelah ditampi adonan lalu dikukus sekira 30 menit. 

Kalakan

Kalakan dibuat dari ikan yang diasapi. Potongan ikan (kadang ditusuk-tusuk seperti sate) dimasukan ke dalam santan kental yang mendidih dan sudah dibumbui garam, cabe, bawang merah, bawang putih, laos, daun jeruk dan kencur. Silahkan mencoba Wuuuiiihhhhhh eenakk Tenannnnnn. .............................

Sabtu, 15 Juni 2013

Nasi Karak

dok.timlo.net/aris arianto

Nasi Karak, Nasi Tiwul, Nasi Ampok, Nasi Gronjol Sambal Korek, Iwak e "Bekecot" Sarapane Wong Deso Pantai Selatan (Blitar, Jawa Timur, Indonesia, Asia Tenggara).

Nasi Karak, Nasi Tiwul, Nasi Ampok, Nasi Gronjol Sambal Korek, Iwak e "Bekecot" Sarapane Wong Deso Pantai Selatan (Blitar, Jawa Timur, Indonesia, Asia Tenggara) .

Nasi Karak, Nasi Tiwul, Nasi Ampok, Nasi Gronjol Sambal Korek, Iwak e "Bekecot" Sarapane Wong Deso Pantai Selatan (Blitar, Jawa Timur, Indonesia, Asia Tenggara). 

Nasi Karak, Nasi Tiwul, Nasi Ampok, Nasi Gronjol Sambal Korek, Iwak e "Bekecot" Sarapane Wong Deso Pantai Selatan (Blitar, Jawa Timur, Indonesia, Asia Tenggara).

Selasa, 11 Juni 2013

Nasi Tiwul Bikinan Simbok

Sekian tahun lalu saya akrab dengan Nasi Tiwul. Santapan spesial keluarga yang mesti diperlakukan secara istimewa. Apabila dimakan dengan kuah panas, nasi segera mekar beranjak becek seperti bubur. Begitu tanpa kuah, tenggorokan bakalan sulit menelan. Air liur tak cukup kuat menggelontorkan Nasi Tiwul turun ke lambung. Boleh jadi, Nasi Tiwul paling sedap apabila disandingkan dengan daging bekicot bumbu pedas sembari disiram sedikit kuah (nyemek-nyemek).

Cukup lama saya “puasa” makan Nasi Tiwul, karena mesti berkelana meninggalkan kampung halaman untuk masuk keluar hutan dan sesekali jadi Tarzan Kota. Meski kerapkali menguyah roti sagu bundar berlauk ikan asin, tetapi kini perut saya paling sering dijelali nasi beras pulen “rojolele”. Namun, serat daging saya terbangun dari Nasi Tiwul. Akibatnya, bila urat ini bernyanyi rindu ingin segera dipenuhi Nasi Tiwul, saya berusaha mencarinya sebisa mungkin.

Malam Minggu lalu, saya sengaja begadang ke kota dengan beberapa teman. Tempat yang paling saya sukai adalah bundaran (alun-alun). Selain arena mencuci mata atas lalulalang para muda-mudi, di tempat itu saya bisa mencecap sebungkus Nasi Tiwul ditemani urap-urap plus gorengan Ikan Saluang. Anehnya, suasana seperti ini membangkitkan gairah hidup saya. Dari sinilah saya suka berceloteh dengan sejumlah teman, “Ternyata Nasi Tiwul Mengandung Zat Perangsang!” Di manakah letak “Zat Perangsang” itu ada? Mari kita lihat uraian berikut:

Tiwul Memaksa Usaha Keras

Boleh dibilang, Nasi Tiwul bebas rasa. Para pencecap hanya mementingkan kenyang. Sebab, begitu masuk perut, Nasi Tiwul akan mekar. Jangan heran, makan sepiring bisa bikin kenyang seharian. Namun, ternyata untuk menghasilkan makanan kelas rendahan ini, orang mesti bekerja keras dengan mental super sabar. Pohon Singkong harus ditanam di awal musim hujan dan dipanen pertengahan musim kemarau. Selepas itu dikupas dan dijemur beberapa hari. Manakala tak terhalang hujan sehingga jamuran, singkong kering lantas ditumbuk halus kemudian dikukus (ditanak). Kalau sudah masak, diangkat untuk dijemur beberapa hari. Barulah nasi kering ini dimasak lagi untuk jadi Nasi Tiwul siap saji.

Saya lantas berkonklusi sederhana, rupanya para penikmat Nasi Tiwul adalah para pekerja keras dengan mental super sabar. Meski hasil akhir hanya sebatas “yang penting kenyang”, namun mereka bisa bertahan hidup. Atau, ketika itu terkait dengan situasi yang memaksa demikian, mereka tergolong orang-orang yang berani berkeringat demi sebuah hidup tanpa nikmat. Sejurus saya berpendapat, di sinilah letak “Zat Penguat” melampaui viagra model apapun. Tak sekadar badan masih tetap kuat mencangkul lahan, mental pun disemangati untuk tetap bersabar sampai mati.

Tiwul Identik Hidup Miskin

Telah banyak terungkap, Nasi Tiwul menggurita di kantong-kantong kemiskinan. Manakala tananam berpotensi mahal tak tumbuh, singkong menjadi alternatif unggulan. Tanah tandus adalah persemaian paling unggul baginya. Apabila hasil panen berkisar di kebutuhan perut, maka sekarang panen, tahun depan tanam lagi. Tidak lebih dari perputaran seperti itu. Akibatnya tak bisa disangkal, di mana ada Nasi Tiwul di situ ada kemiskinan.

Ketika masih bergulat dengan Nasi Tiwul, saya tidak berpikir panjang. Namun, setelah cukup lama jauh darinya, saya jadi terkesima. Nyatanya, hidup miskin yang secara otomatis tercipta, tidak pernah mendorong lupa ingatan lantas beranjak merana kemudian berlaku jahat. Hidup terasa aman-aman saja tatkala ada beberapa Nasi Tiwul kering dalam karung. Hati sudah tenteram seraya berusaha mencari temannya Nasi Tiwul biar tak sendirian apabila datang waktu makan. Makin terasa lega saat ditutup seruputan kopi pahit plus gigitan gula jawa. Nah, apakah ini bukan berarti dalam Nasi Tiwul ada “Zat Penguat” penawar kemiskinan? Saya kok bilang, “Iya. Benar!”

Merindukan Kembali Generasi Tiwul

Kini, saya sudah kena polusi “mie instan”. Apa saja yang serba gampang menjadi buruan. Kalau bisa segera mendapat, segera pula mencecap nikmat. Situasi masa kini telah memaksa saya untuk tidak sabar terhadap segala situasi. “Ngapain sabar dengan hasil tak seberapa apabila bisa menangkap hasil luar biasa dalam waktu singkat?” demikian kerap saya berpikir. Begitu mudahnya saya ingin cepat bebas dari miskin dan tak mampu menikmatinya. Akibatnya, ketika saya mencabut keadaan miskin dengan sembarangan, sebaliknya jiwa saya kaya malah berubah menjadi miskin.

Begadang sembari makan Nasi Tiwul di alun-alun Malam Minggu lalu telah membawa saya termenung sesaat. Saya tak sekadar menguyah sedapnya masa lalu, tetapi juga dibenturkan dengan keindahan Nasi Tiwul yang mengandung “Zat Penguat”. Rupanya, saya mesti menggali arti hidup penuh kerja keras, meraih keutamaan hidup sabar, dan bisa menikmati keunggulan hidup miskin. Barangkali, saya lagi merindukan Generasi Tiwul tumbuh lagi. Atau, saya lagi mimpi kangen pulang kampung?

Selamat Malam Minggu dengan Zat Penguat